Hai, Fit People! Jujur deh, kamu tim mana? Jogging pagi ditemani udara sejuk, jogging sore sekalian lepas stres habis kerja, atau malah jogging malam karena baru sempat setelah semua aktivitas selesai, atau jangan-jangan kamu malah sering jogging siang di bawah teriknya sinar matahari?
Kebanyakan orang sering bingung, “Sebenarnya jogging paling baik dilakukan jam berapa, sih?“
Tenang, kamu gak sendiri kok. Dilema ini wajar banget, apalagi buat kamu yang baru mau memulai untuk membiasakan berolahraga seperti berlari.
Faktanya, setiap waktu, baik pagi, siang, sore, atau malam. Memiliki plus-minusnya masing-masing.
Yuk, kita bahas bareng dengan santai tapi serius, biar kamu bisa pilih waktu jogging yang sesuai dengan tubuh dan gaya hidupmu.
Jogging Bisa Kapan Saja, Tapi Efeknya Berbeda
Satu hal yang harus kamu tahu dulu, jogging kapan saja tetap membuat tubuh kamu sehat kok.
Tapi, tubuh kita punya ritme alami yang disebut circadian rhythm. Nah, ritme ini berpengaruh pada energi, hormon, dan performa fisik sepanjang hari .
Artinya, jogging pagi dan jogging malam akan memberi sensasi dan manfaat yang berbeda. So, bukan masalah jam berapa kamu lari, tapi apakah waktunya cocok dengan kondisi tubuh dan aktivitas harianmu.
Jogging di Pagi Hari
Bayangin deh, alarm HP-mu berbunyi pukul 5.30 pagi, kamu keluar rumah, udara masih dingin dan segar, jalanan masih sepi, cuma ada beberapa tukang sayur yang mulai buka lapak.
Suara sepatu jogging kamu di aspal basah embun jadi soundtrack pagi yang menenangkan.
Kelebihan Jogging Pagi:
Udara pagi memang paling fresh dan bebas polusi. Penelitian yang dipublikasi oleh Vascular Health and Risk Management menyimpulkan bahwa pagi hari merupakan waktu paling bermanfaat untuk melakukan olahraga aerobik.
Plus, jogging pagi bikin mood kamu boost sepanjang hari, sehingga mengeluarkan endorphin bikin kamu lebih positive menghadapi apapun yang terjadi.
Yang paling penting, jogging pagi jarang banget bentrok dengan agenda lain. Kecuali kamu orang yang super sibuk sampai harus meeting jam 6 pagi, biasanya waktu ini masih milik kamu sepenuhnya.
Kekurangan Jogging Pagi:
Tantangan terbesarnya adalah disiplin bangun pagi. Buat yang bukan morning person, ini bisa jadi torture, belum lagi kalau kamu kurang pemanasan, risiko cedera lebih tinggi karena otot masih dingin setelah tidur seharian.
Jogging di Siang Hari
Pernah gak sih lihat orang jogging saat matahari lagi hot-hotnya antara pukul 11–13 siang?
Mungkin kamu mikir, “Ini orang stress apa gimana sih?” Tapi ternyata ada juga loh yang suka jogging pada siang hari, terutama mereka yang jadwalnya fleksibel.
Kelebihan Jogging Siang:
Metabolisme tubuh lagi tinggi-tingginya di siang hari, jadi pembakaran kalori lebih optimal. Cocok banget buat mahasiswa, freelancer, atau siapa aja yang punya kebebasan waktu di siang hari.
Plus, vitamin D gratis dari matahari!
Kekurangan Jogging Siang:
Risiko dehidrasi tinggi banget, apalagi kalau cuaca lagi panas. Belum lagi kalau kamu sensitive sama heat, bisa-bisa malah drop di tengah jalan. Polusi juga biasanya mulai naik karena aktivitas kendaraan udah mulai rame.
Jogging di Sore Hari
Ini dia timing yang sering disebut-sebut sebagai “sweet spot” untuk olahraga. Bayangin: habis seharian kerja, kamu ganti baju olahraga, keluar rumah sambil nikmatin sunset yang cantik. Jalanan mulai rame sama jogger lain, ada sense of community yang bikin semangat.
Kelebihan Jogging Sore:
Research menunjukkan bahwa lari di sore hari adalah waktu terbaik untuk performa puncak karena suhu tubuh inti dan otot rangka mencapai puncaknya, serta fungsi paru-paru yang meningkat. Systematic review 2023 menemukan bahwa waktu ketahanan lebih lama selama workout sore dan malam dibandingkan pagi.
Sore hari juga perfect buat stress release. Habis seharian mikir keras, otak butuh distraksi yang sehat. Jogging sore bisa jadi ritual “closing” yang bagus sebelum transisi ke evening mood.
Kekurangan Jogging Sore:
Jalanan lebih rame, polusi udara dari kendaraan lebih tinggi. Kalau kamu tinggal di Jakarta atau kota besar lainnya, ini bisa jadi concern serius. Plus, waktu sore sering bentrok sama kegiatan sosial atau keluarga.
Jogging di Malam Hari
Ada yang bilang jogging malam itu berbahaya atau gak efektif.
Tapi buat sebagian orang, ini justru satu-satunya waktu yang realistic. Bayangin semua kewajiban udah selesai, kids udah tidur (kalau punya), dan kamu finally punya waktu buat diri sendiri.
Kelebihan Jogging Malam:
Udara lebih adem daripada siang, jalanan relatif sepi (tergantung lokasi), dan bisa jadi quality me-time yang bikin pikiran jernih. Jogging malam bisa jadi cara yang bagus untuk relieving stress setelah hari yang panjang.
Kekurangan Jogging Malam:
Risiko keamanan karena visibility yang terbatas, terutama kalau kamu jogging di area yang kurang ramai atau pencahayaan kurang. Yang gak kalah penting, jogging terlalu malam (misalnya jam 9-10 malam) bisa mengganggu kualitas tidur karena adrenalin masih tinggi apa lagi berbahaya buat kesehatan kamu yang tidak terbiasa olahraga sebelumnya.
Jadi, Waktu Terbaik Jogging Itu Kapan?
Gak ada waktu terbaik yang absolut! Kenapa? Karena tubuh tiap orang berbeda.
Bayangin kamu dipaksa jogging pagi padahal bukan morning person, hasilnya bisa stres, atau kamu jogging malam hari bukanya tidur nyenyak malah bikin jantung terus berdebar.
Waktu terbaik jogging adalah ketika kamu bisa konsisten melakukannya, nyaman dengan ritmenya, dan sesuai dengan lifestyle kamu.
Tips Praktis Menentukan Waktu Jogging
Kalau kamu pekerja kantoran dengan jam 9-5: Sore atau malam lebih realistis. Tapi kalau memungkinkan, coba weekend morning run – siapa tahu kamu jadi suka dan bisa adjust jadwal weekday.
Kalau kamu mahasiswa atau freelancer: Lucky you! Kamu punya fleksibilitas untuk eksperimen. Coba siang hari kalau weather mendukung – metabolisme lagi tinggi dan vitamin D bonus.
Kalau kamu butuh mood booster: Pagi hari paling ideal. Endorphin rush di pagi hari efeknya tahan seharian, bikin productive dan positive thinking.
Kalau kamu parent dengan anak kecil: Malam setelah kids tidur mungkin satu-satunya option. Pastikan aja route yang aman dan jangan terlalu dekat sama bedtime.
Jogging Itu Tentang Konsistensi, Bukan Jam!
Fit People, jogging pagi, siang, sore, atau malam semuanya punya kelebihan dan kekurangan. Yang terpenting adalah konsistensi dan menyesuaikan dengan tubuhmu.
Di Grand Focus Fit, kamu bisa mengombinasikan jogging dengan latihan lain untuk hasil maksimal. Fasilitas treadmill modern, area stretching luas, hingga Personal Trainer profesional siap membimbingmu memilih latihan terbaik sesuai kebutuhan.
Jadi, siap #StayFocus pada kebugaranmu?
Kunjungi Grand Focus Fit di Karawang, Pekanbaru, Cilegon, atau Jakarta Barat, dan temukan waktu jogging terbaikmu!
Grand Focus Fit: Focus On Your Best Version!